KONDISI DESA

Berbagai permasalahan dalam bidang pembangunan adalah :

  1. Infrastruktur Desa

1). Kondisi jalan pemukiman;

Kualitas jalan tanah  dengan struktur tanah yang berbatu dan bergelombang, sehingga di musim hujan sering menimbulkan kecelakaan akibat becek & licinnya jalan. Demikian pula jalan yang sudah di makadam, perlu untuk segera diaspal agar makin memperlancar lalu lintas perekonomian  desa serta pendidikan bagi anak-anak sekolah yang melewatinya. Sementara beberapa jalan desa yang telah di aspal mengalami rusak parah sehingga mengganggu kelancaran transportasi

Panjang Jalan Desa Gambangan : 6585 meter, terdiri dari :

  • Jalan Aspal ; 2980 meter,
  • Jalan rabat cor : 520 meter.
  • Jalan kondisi Rusak 2225 meter.
  • Jalan tanah : 260 meter.
  • Jalan paving lingkungan : 997 meter

            2).    Kondisi jalan Desa antar permukiman ke wilayah pertanian;

Kondisi Jalan Desa antar pemukiman  kewilayah pertanian rusak/sempit yang menyebabkan aliran air kurang lancar, sehingga di musim hujan yang deras terjadi peluapan air sampai tumpah ke jalan. Demikian pula bagi petani di musim kemarau kekurangan air akibat aliran air yang tidak lancar ini. Untuk itu diperlukan untuk segera diplengseng untuk menjamin aliran air yang mampu memenuhi kebutuhan petani.

Panjang Jalan Tani  500 meter terdiri dari :

  • Kondisi baik : 101 meter ;
  • Kondisi rusak : 399 meter

3).   Kondisi listrik di Desa;

DiDesa Gambangan Listrik sudah dapat memenuhi semua kebutuhan masyarakat, tidak ada masyarakat yang penerangannya tidak menggunakan listrik walaupun ada beberapa dari masyarakat yang menggunakan satu meter listrik untuk bersama, dan hal ini sering menimbulkan kericuhan antar pengguna listrik tersebut sehingga menganggu ketertiban, begitu juga beberapa penerangan di titik rawan yang ada di Desa Gambangan belum dapat terpenuhi, hal ini memungkinkan bagi pelaku kejahatan memanfaatkan ketidak tersediaannya penerangan jalan dimaksud.

  • Kondisi rawan ada 8 titik.
  • Rumah tidak mempunnyai listrik sendiri 270 KK

4).  Rumah Tidak Layak Huni

Kondisirusak dan kumuh dari rumah masyarakat menambah tugas lagi bagi pemerintahan desa untuk memikirkan penyelesaiannya.

  1. Menurunnya sifat kegotong-royongan masyarakat;

Gotong royong yang memang menjadi khas bagi masyarakat desa saat ini mulai menurun, oleh karena itu maka diperlukan untuk memberikan sosialisai-sosialisasi untuk kembali menumbuhkembangkan kegotongroyongan yang ada di desa.

  1. Minimnya usaha dan perhatian masyarakat dalam memelihara hasil-hasil pembangunan.

Kurangnya peran serta masyarakat dalam turut serta memelihara hasil-hasil dari pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintahan desa menjadi sebuah kendala bagi proses pembangunan yang ada di Desa Gambangan. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk turut memiliki hasil-hasil dari pembangunan yang telah dilakukan oleh desa.

  1. Prosentase pengangguran tinggi

Pengangguran menjadi perhatian penting di Desa Gambangan seiring dengan banyak pengangguran yang ada di Desa Gambangan yang masih perlu penanganan yang lebih serius.

  1. Sarana Prasarana Kesehatan
  • Kondisi ketersediaan air bersih;

Pada musim kemarau satu Dusun yang ada di Desa Gambangan ketersediaan air bersih kurang.

  • Kondisi sanitasi lingkungan;

Tidak adanya sanitasi dibeberapa lingkungan membuat lingkungan tersebut menjadi kumuh, sehinggga perlu untuk segera dibangun saluran sanitasi dilingkungan pemukiman masyarakat.

  • Pelayanan kesehatan Desa;

Pelayanan kesehatan desa yang ada saat ini :

  1. Poskesdes

Dengan adanya Pusat Kesehatan Desa yang didalamnya ada Bidan Desa dan Perawat Desa sangat membantu penanganan kesehatan masyarakat Desa Gambangan, namun sarana dan prasarana yang ada belum memadai, sudah mulai memerlukan perbaikan dan penambahan.

  1. Posyandu

Posyandu yang telah berjalan sangat bermanfaat bagi balita dan ibu hamil, dan hal ini perlu perhatian yang lebih kedalam penyediaan sarana dan prasarana dari posyandu terutama insentif dari kader posyandu untuk meningkatkan kinerja mereka dan bantuan makanan tambahan bagi balita;

  1. Usaha Ekonomi Produktif
  • Perkembangan dan kondisi pertanian;

Sebagian besar petani di Desa Gambangan masih menggunakan tata cara kelola yang masih sangat sederhana sehingga hasil dari produksi pertanian mereka tidaklah maksimal;

  • Perkembangan dan kondisi kolam ikan dan pembenihan ikan;

Perikanan darat adalah suatu hal yang baru bagi masyarakat Maesan, pengelola dari perikanan ini hanyalah beberapa orang saja. Budidaya ini tidaklah sangat menarik bagi masyarakat, disamping lokasi tidak memungkinkan mereka juga merasakan sulit untuk memasarkannya.

  • Perkembangan dan kondisi peternakan;

Peternakan yang ada di Desa Gambangan sebagaian besar adalah peternak sapi. Akan tetapi peternak ini hanya sebagai sampingan dari usaha pertanian.

  1. Lingkungan Hidup
  • Penghijauan, lahan kritis;

Untuk wilayah lahan kritis di Desa Gambangan bisa dikatakan hampir tidak ada, menggalakkan penghijauan yang dilakukan adalah untuk penahan tanah agar tidak terkikis oleh air, dan menghijaukan wilayah Desa Gambangan yang semakin lama semakin berkurang karena padatnya penduduk. Dimungkinkan pencemaran udara sangat besar.

  • Perlindungan mata air;

Beberapa sumbermata air yang ada di Desa Gambangan sudah mulai mengecil. Tumbuhan-tumbuhan besar penyimpan air sudah mulai hilang karena sudah ditebang, maka penanaman kembali jenis pohon-pohon besar sangatlah diperlukan

  • Kondisi daerah aliran sungai;

Kondisi air sungai di Desa Gambangan yang semula bersih kini sudah mulai tercemar, dengan banyaknya kotoran-kotoran sapi dan sampah yang terbuang ke sungai.Hal ini terjadi karena di Desa Gambangan belum ada tempat pembuangan akhir dari sampah. Pemanfaatan sampah sebagai suatu hal yang dapat di kelola lagi belum ada perhatian yang maksimal dari pemerintahan desa.